KIM Nawasena Ngadirejo Ikuti Webinar CERDIG Batch 7: Peran KIM dalam Produksi Konten Positif & Digital Branding Desa

  • Aug 08, 2025
  • Dila Nawasena
  • Aktivitas KIM

Jumat, 8 Agustus 2025 – KIM Nawasena Ngadirejo turut berpartisipasi dalam Webinar Series Cerdas Digital (CERDIG) Batch 7 yang diselenggarakan oleh Kominfo Jawa Timur. Acara yang berlangsung secara daring melalui Zoom ini mengangkat tema “Peran KIM dalam Produksi Konten Positif dan Digital Branding Desa/Kelurahan: Dari Strategi Komunikasi Menuju Aksi Digital.”

Webinar dibuka secara resmi oleh Kabid IKP Kominfo Jawa Timur, Bapak Putut Darmawan, S.E., MM. Peserta yang hadir meliputi perwakilan Diskominfo kabupaten/kota se-Jawa Timur serta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dari desa dan kelurahan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Antusiasme Tinggi dari Peserta

Semangat para peserta terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi. Salah satu yang menarik perhatian adalah topik legalitas dan payung hukum yang menjadi landasan keberadaan KIM. Pertanyaan ini menegaskan pentingnya pemahaman akan posisi dan peran KIM yang dibentuk murni dari, oleh, dan untuk masyarakat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyebarkan informasi.

Materi Webinar

Beberapa narasumber berpengalaman di bidang PR dan Media, yaitu Arief B. Sitohang, Rudi Sutanto, Algooth Putranto, Damar Eka, dan Faly Marlian Putra, memaparkan berbagai strategi dan aksi nyata KIM di era digital, antara lain:
    •    Aktivitas PR KIM: publikasi rilis & buletin desa, forum warga, sosialisasi publik, pengelolaan kanal informasi resmi, dan media sosial desa.
    •    Peran KIM di Era Digital: edukasi literasi digital, menyebarkan informasi pemerintah dalam bahasa lokal, dan membangun citra positif desa.
    •    Strategi & Aksi Digital: produksi konten visual menarik, optimasi media sosial, posting rutin, melibatkan pemuda & UMKM, hingga evaluasi berkala.
    •    Pelayanan Digital: saluran informasi publik, layanan interaktif, jembatan komunikasi dua arah, dan sistem pengaduan digital.
    •    Tantangan: rendahnya literasi digital, maraknya hoaks, keterbatasan SDM/infrastruktur.
    •    Peluang: akses internet yang semakin luas, meningkatnya partisipasi masyarakat di media digital, dan potensi lokal yang dapat dipromosikan mandiri.

Pesan Inspiratif

Webinar ini menegaskan kembali bahwa KIM adalah penggerak literasi informasi dan wajah positif desa di era digital.

“Desa yang kuat adalah desa yang informatif.”

Dengan semangat ini, KIM diharapkan mampu terus mengedukasi masyarakat, menghadirkan konten positif, serta memperkuat citra desa melalui branding digital yang tepat sasaran.