Merawat Ketahanan Pangan: Desa Ngadirejo Sukses Salurkan Bantuan Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter untuk 297 KPM Pendahuluan

  • Dec 12, 2025
  • Nur Fadila, S.E
  • Pemerintahan , Kegiatan Desa


Ngadirejo – Komitmen Pemerintah dalam memastikan ketahanan pangan dan kesejahteraan sosial masyarakat terus diwujudkan. Pada hari Kamis, 12 Desember 2025, suasana haru dan syukur mewarnai Pendopo Dharma Krida Desa Ngadirejo. Pemerintah Desa Ngadirejo melalui kolaborasi bersama berbagai pihak, telah sukses menyelenggarakan penyaluran Bantuan Pangan periode alokasi Oktober–November 2025. Bantuan ini disalurkan dalam bentuk komoditas pokok penting, yaitu Beras seberat 20 kilogram dan Minyak Goreng sebanyak 4 liter untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Program bantuan ini menjadi pilar penting dalam menghadapi tantangan ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat di tingkat desa. Penyaluran ini melibatkan total 297 KPM yang namanya bersumber langsung dari data valid Data Terpadu Sosial & Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Proses penyaluran yang dilaksanakan di Pendopo Dharma Krida berjalan dengan tertib, lancar, dan humanis. Meskipun Kepala Desa berhalangan hadir, acara tetap berjalan khidmat dan lancar dengan dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain:

Sekretaris Desa, Bapak Bagus (mewakili Kepala Desa dan membuka acara)  

Bhabinkamtibmas, Bapak Zulfikar

Pendamping Sosial, Ibu Fera

Mitra kerja yang mendukung kelancaran penyaluran

Seluruh jajaran Perangkat Desa Ngadirejo

Sekretaris Desa, Bapak Bagus, dalam sambutannya menggantikan Kepala Desa, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses penyaluran. "Kami memastikan setiap penerima yang namanya tercantum dalam daftar DTSEN menerima haknya. Data ini adalah kunci agar bantuan ini tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial. Sebanyak 297 KPM di Ngadirejo hari ini membawa pulang paket Beras 20 kg dan Minyak 4 liter," ujarnya. Bhabinkamtibmas Bapak Zulfikar juga turut mengawal jalannya acara untuk memastikan keamanan dan ketertiban.

Keberhasilan dan ketepatan sasaran penyaluran bantuan pangan ini sangat bergantung pada penggunaan data yang akurat dan terpadu. Penerima Bantuan Pangan ini secara eksklusif mengacu pada daftar KPM yang telah diverifikasi dan divalidasi oleh Pemerintah Pusat melalui DTSEN. Data ini merupakan hasil pemutakhiran data sosial dan ekonomi yang komprehensif, memastikan bahwa bantuan disalurkan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan dan memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial RI. Panitia pelaksana telah mengatur alur antrean yang efisien, mulai dari proses verifikasi identitas menggunakan KTP dan undangan, hingga penyerahan langsung paket bantuan.

Bantuan Beras 20 kg dan Minyak Goreng 4 liter ini memiliki dampak yang signifikan terhadap ketahanan pangan rumah tangga penerima. Dengan terpenuhinya kebutuhan pokok ini selama dua bulan alokasi, KPM dapat mengalokasikan dana yang seharusnya digunakan untuk membeli kebutuhan tersebut ke sektor lain yang lebih mendesak, seperti pendidikan anak, kesehatan, atau modal usaha kecil.

Rasa syukur dan terima kasih diungkapkan langsung oleh salah satu penerima. Ibu Juwani, KPM dari Dusun Cendol Barat, yang hadir untuk mengambil bantuannya, menyampaikan apresiasi. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Beras 20 kilo ini bisa untuk kebutuhan makan sekeluarga lebih dari sebulan. Jadi uang belanja bisa untuk beli lauk atau kebutuhan sekolah anak," ujar Ibu Juwani dengan wajah penuh senyum. Dukungan dari Pendamping Sosial Ibu Fera turut memastikan KPM mendapatkan informasi yang jelas dan terlayani dengan baik selama proses pengambilan.

Penyaluran Bantuan Pangan periode Oktober–November 2025 di Desa Ngadirejo telah tuntas dilaksanakan dengan sukses. Keberhasilan ini adalah buah dari sinergi antara Pemerintah Pusat melalui DTSEN, Pemerintah Kabupaten, hingga kerja keras Pemerintah Desa Ngadirejo dan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah Desa Ngadirejo berkomitmen untuk terus berupaya maksimal dalam melayani dan menyejahterakan masyarakat