Karnaval Bersih Desa Ngadirejo ke-98 Berlangsung Meriah, Tampilkan Kreativitas 12 Kontingen

  • Jul 12, 2026
  • Galuh
  • Kegiatan Desa, Aktivitas KIM, Informasi Publik , Tradisi Masyarakat

Pemerintah Desa Ngadirejo sukses menggelar karnaval budaya pada Sabtu (11/07/2026) sebagai rangkaian peringatan tradisi bersih desa. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Bersih Desa Ngadirejo ke-98, yang bertujuan melestarikan tradisi, mempererat tali silaturahmi antarwarga, serta menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan potensi seni, budaya, dan kreativitas masing-masing lingkungan. Karnaval dimulai pukul 15.00 WIB dengan rute start dari Cendol Barat dan berakhir di Ngadirejo. Antusiasme warga terlihat sejak awal acara hingga seluruh kontingen mencapai garis akhir.

Karnaval diikuti oleh 12 kontingen yang berasal dari Pemerintah Desa Ngadirejo, RT, dusun, kelompok pemuda, hingga komunitas masyarakat yang masing-masing mengusung tema dan konsep penampilan yang berbeda. Keberagaman tema tersebut menjadi daya tarik tersendiri yang mencerminkan kreativitas serta semangat masyarakat dalam memeriahkan tradisi bersih desa. Seluruh peserta tampil kreatif dengan kostum, dekorasi, dan atraksi yang menghibur ratusan penonton yang memadati sepanjang rute karnaval. 

SMP Negeri 1 Kromengan menjadi barisan pembuka Karnaval Bersih Desa Ngadirejo ke-98 Tahun 2026. Menampilkan barisan pembawa Bendera Merah Putih yang melambangkan semangat nasionalisme. Penampilan dilanjutkan oleh PASUSKA (Pasukan Khusus Pramuka) yang memperagakan formasi baris-berbaris dengan disiplin, kompak, dan penuh semangat. Aksi tersebut berhasil menarik perhatian penonton serta menjadi pembuka yang meriah bagi jalannya karnaval.

Setelah penampilan pembuka dari SMP Negeri 1 Kromengan, iring-iringan karnaval dilanjutkan oleh 12 kontingen sebagai berikut:

1. Pemerintah Desa Ngadirejo x KKN UM

Kontingen Pemerintah Desa Ngadirejo berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang menampilkan 60 peserta yang mengusung tema "Jawa". Menghadirkan nuansa budaya khas Jawa melalui busana adat dan berbagai atribut tradisional. Penampilan kontingen ini menjadi simbol komitmen pemerintah desa dalam melestarikan budaya lokal. Iringan Butafit Audio semakin menambah semarak penampilan sehingga berhasil menarik perhatian penonton sejak awal pemberangkatan.

2. RT 22 (Cendol Timur)

Kontingen RT 22 dari Cendol Timur mengikutsertakan 30 peserta dengan mengangkat tema "Bantengan". Bantengan merupakan salah satu kesenian tradisional yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Jawa Timur. Melalui kostum, properti, dan atraksi yang ditampilkan, kontingen ini berhasil menghadirkan suasana yang energik dan menghibur, sekaligus mengenalkan kembali nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

3. Marlena Sakera Mberot (Karangtengah)

Kontingen Marlena Sakera Mberot dari Karangtengah tampil bersama 34 peserta dengan mengusung tema "Marlena" dan diiringi GBS Audio. Penampilan mereka memadukan kostum yang unik dengan koreografi yang menarik, sehingga menciptakan atraksi yang menghibur sekaligus menunjukkan kekompakan seluruh anggota kontingen.

4. Mbendo City (RT 10)

Sebanyak 40 peserta dari kontingen Mbendo City (RT 10) turut memeriahkan karnaval dengan membawa tema "Mbendo City". Didukung oleh YTS Audio, kontingen ini menampilkan kreativitas melalui kostum dan dekorasi yang modern, dipadukan dengan semangat kebersamaan warga dalam menyukseskan perayaan Bersih Desa.

5. Jago Timur (RT 11)

Kontingen Jago Timur (RT 11) hadir dengan 30 peserta. Penampilan mereka semakin semarak dengan iringan JLT Audio, menghadirkan atraksi yang penuh semangat dan menjadi salah satu hiburan bagi penonton yang memadati sepanjang rute karnaval.

6. Arkat x Youth Coalition Gank (Karangtengah)

Kontingen Arkat x Youth Coalition Gank dari Karangtengah menjadi salah satu penampil yang mencuri perhatian dengan melibatkan 70 peserta. Mengusung tema "The Dark Angel Valkyrie" dan didukung oleh Baladewa Pro Audio, kontingen ini menghadirkan konsep fantasi yang dipadukan dengan kostum artistik, tata rias, serta koreografi yang memukau sehingga mendapatkan apresiasi dari para penonton.

7. Dadapan (RT 1-4)

Kontingen Dadapan (RT 1-4) mengikutsertakan 60 peserta dengan mengangkat tema "Sogug Margo Rukun & Kreasi Anak Muda". Diiringi WPD Audio, penampilan mereka menggambarkan semangat persatuan, gotong royong, serta kreativitas yang dikemas melalui berbagai atraksi dan kostum yang menarik.

8. Tromejo (RT 5-7)

Tromejo RT (5-7) menjadi kontingen dengan jumlah peserta terbanyak, menampilkan 80 peserta yang mengusung tema "Sri Tanjung Banyuwangi". Dengan dukungan Ariesta Audio, kontingen ini berhasil menghadirkan nuansa budaya Banyuwangi melalui busana tradisional, properti, dan penampilan yang menggambarkan kisah legendaris Sri Tanjung secara atraktif.

9. Kampoeng Mbareng (Cendol Timur)

Kontingen Kampoeng Mbareng dari Cendol Timur tampil dengan 70 peserta yang mengangkat tema "Legenda Kerajaan Singasari". Berkolaborasi dengan BJ Hunter Audio, mereka menyuguhkan penampilan bernuansa sejarah melalui kostum kerajaan dan atraksi teatrikal yang mengajak masyarakat mengenang kejayaan Kerajaan Singasari.

10. Boss Gacor ft Happy Kosmetik (Cendol Timur)

Kontingen Boss Gacor ft Happy Kosmetik Cendol Timur menghadirkan 70 peserta dengan konsep fantasi yang kreatif dan menghibur. Diiringi Kawol 87 Audio, penampilan mereka dipenuhi kostum yang atraktif, koreografi yang energik, serta semangat kebersamaan yang mampu menghidupkan suasana sepanjang jalur karnaval.

11. Irama Ceba (Cendol Barat)

Kontingen Irama Ceba dari Cendol Barat mengikutsertakan 75 peserta dengan mengusung tema "Jawa". Didukung oleh Rahayu Audio, kontingen ini menampilkan kekayaan budaya Jawa melalui ragam busana adat, aksesori tradisional, dan atraksi yang sarat akan nilai-nilai kearifan lokal sehingga mendapat sambutan hangat dari penonton.

12. Central Coral Gank (Karangtengah)

Sebagai kontingen penutup, Central Coral Gank dari Karangtengah tampil bersama 30 peserta dengan dukungan Mahardika Pro Audio. Meskipun menjadi kontingen terakhir, semangat dan kekompakan para peserta tetap mampu menjaga kemeriahan karnaval hingga garis akhir, sekaligus menutup rangkaian Karnaval Bersih Desa Ngadirejo ke-98 Tahun 2026 dengan penuh semangat dan antusiasme penonton.

Keberagaman tema yang ditampilkan seluruh kontingen menjadi bukti tingginya kreativitas masyarakat Desa Ngadirejo dalam melestarikan budaya sekaligus menghadirkan hiburan yang menarik. Mulai dari budaya Jawa, kesenian bantengan, cerita rakyat, legenda kerajaan, hingga konsep modern dan fantasi, seluruh penampilan berhasil memberikan warna tersendiri pada pelaksanaan Karnaval Bersih Desa Ngadirejo ke-98 Tahun 2026.

Berkat kerja sama panitia, Pemerintah Desa Ngadirejo, aparat keamanan, tenaga kesehatan, serta seluruh masyarakat, pelaksanaan Karnaval Bersih Desa Ngadirejo ke-98 Tahun 2026 berlangsung aman dan meriah. Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi bukti bahwa tradisi Bersih Desa masih memiliki tempat istimewa di hati warga dan diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat persatuan, melestarikan budaya, serta meningkatkan semangat gotong royong di Desa Ngadirejo.