Tradisi Tetap Lestari, Gunungan Hasil Bumi dan Langen Beksan Meriahkan Bersih Desa Ngadirejo Ke-98

  • Jul 13, 2026
  • Galuh
  • Kegiatan Desa, Tradisi Masyarakat

Pemerintah Desa Ngadirejo menggelar acara Langen Beksan pada Senin (13/07/2026) sebagai bagian dari rangkaian Bersih Desa Ngadirejo Tahun 2026. Kegiatan ini diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Ngadirejo sebagai bentuk pelestarian tradisi sekaligus ungkapan rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah.

Acara diawali dengan iring-iringan gunungan hasil bumi yang diarak menuju halaman depan balai desa. Gunungan tersebut disusun dari berbagai hasil pertanian khas Desa Ngadirejo, seperti cabai, sawi, nanas, pepaya, singkong, dan aneka sayuran lainnya yang menjadi simbol kemakmuran serta keberkahan bagi masyarakat. Gunungan hasil bumi dipikul secara bergotong royong oleh warga dengan iringan doa dan semangat kebersamaan, mencerminkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang telah diberikan.

Prosesi dilanjutkan dengan perebutan gunungan hasil bumi yang menjadi momen paling dinantikan masyarakat. Dengan penuh antusias, warga berbondong-bondong mengambil hasil bumi yang tersusun pada gunungan. Tradisi ini diyakini membawa berkah, rezeki, dan harapan akan hasil panen yang lebih melimpah pada musim berikutnya. Meski berlangsung meriah, masyarakat tetap menjaga ketertiban dan saling menghormati selama prosesi berlangsung, sehingga suasana kebersamaan dan kekeluargaan tetap terasa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Langen Beksan, yaitu pertunjukan seni tari tradisional Jawa yang menampilkan gerakan-gerakan anggun dan sarat makna filosofis. Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam menjaga, memperkenalkan, dan melestarikan seni budaya lokal kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Melalui penyelenggaraan Langen Beksan, Pemerintah Desa Ngadirejo berharap tradisi budaya yang telah diwariskan leluhur dapat terus dilestarikan, mempererat tali silaturahmi antarwarga, serta menumbuhkan rasa syukur dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.